Kitabisa! - ORANG INDONESIA UNTUK ORANGUTAN

ORANG INDONESIA UNTUK ORANGUTAN

Tidak seharusnya Indonesia bergantung pada bantuan orang asing untuk selamatkan orangutan dan habitatnya. Kita juga bisa. Mari buktikan.
Organization (Social Media)
Centre for Orangutan Protection This user's identity has been verified by Kitabisa.

Rp 19.649.638

Open Goal
DONATE NOW

Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser
Setiap donasi yang kamu kumpulkan akan disalurkan ke ORANG INDONESIA UNTUK ORANGUTAN

Jadi Fundraiser

Inappropriate contents? Report this campaign

Update 7 - NOVI SIAP SUSUL OKI PULANG KE HABITAT ALAMI

Setelah sukses melepasliarkan OKI ke Hutan Lindung Sungai Lesan, kini kami sedang mempersiapkan Novi untuk bisa menyusul Oki menjadi orangutan liar di habitat alaminya. Novi adalah 1 diantara 5 orangutan yang sedang berada di Pulau Bawan, pulau pra pelepasliaran. Untuk melepasliarkan mereka, kami akan mengkarantina guna memastikan bahwa yang bersangkutan benar - benar bebas dari penyakit menular. Beberapa test medis seperti Hepatitis dan Tubercolusis akan dilakukan. Itu semua tidak murah dan pastinya rumit, tidak semudah pada manusia. Jika terindikasi ada suatu jenis poenyakit, maka kami harus menyembuhkannya dulu. Untuk 1 orangutan diperlukan dana setidaknya 5 juta rupiah dalamn proses ini.

Kami bekerja menciptakan kesempatan ke dua bagi orangutan yang telanjur tercerabut dari habitat alaminya untuk kembali ke alam bebas. Semua bisa terwujud karena dukungan anda. Teruslah menyumbang dan kami memastikan bahwa dana yang anda sumbangkan digunakan dengan baik dan jujur. Mohon sebarkan seluas - luasnya tentang hal ini ke teman dan kerabat, Salam !

6fd8845a1a7f72ecaebbd8bc46da2601ca3992b6

Update 6 - DOKTER FLORA: HARAPAN BARU UNTUK ORANGUTAN

Perkenalkan, Dokter Flora dari Universitas Airlangga, yang memperkuat tim medis COP mulai Oktober 2017. Beliau tidak saja menjadi dokter bayi - bayi orangutan tetapi juga melakukan riset - riset medis. Bangsa Indonesia bisa juga kok. Semua menjadi mungkin berkat bantuan anda semua. caf95cce78cb1274d36d066cec85db3b2e60373b


Update 5 - Kegiatan COP

Halo teman-teman donatur,

Kami ingin berterima kasih yang sebesar-besarnya untuk bantuan teman-teman semua. Donasi teman-teman semua sangat membantu untuk memberikan kesempatan ke dua bagi orangutan untuk hidup yang lebih baik di alam liar maupun dalam pemeliharaan.

Lewat update ini, kami juga ingin mengabarkan kondisi terakhir dari kegiatan COP:

1. Turun Tangan di Bencana Gunung Agung Bali

6 Oktober 2017, tim gabungan relawan satwa #orangufriends, Jakarta Animal Aid Network dan BARC ikut turun tangan membantu di Bali ketika status Gunung Agung waspada. Kami memberi pakan hewan peliharaan yang ditinggal pengungsi di desa Santi, Bali.

2. Penyelamatan Anak Orangutan Aloi

Salah satu orangutan yang diselamatkan COP bernama Aloi. Usianya tak lebih dari 2 tahun, namun harus berpisah dengan induknya. Apa yang bisa dilakukan bayi manusia saat berusia seperti itu? Sama halnya bayi orangutan, hingga ia berusia 7 tahun, ia akan terus berada dalam asuhan induknya.

“Sangat disayangkan, bayi orangutan sampai terpisah dengan induknya di sebuah kebun warga. Hilangnya hutan karena alih fungsinya yang merupakan habitat orangutan merupakan penyebab utama, orangutan mendekati manusia.

Anak orangutan akan selalu menempel pada induknya hingga berusia 6-8 tahun. Terpisahnya induk dan anak dapat dipastikan induknya tewas.”, ujar Faruq, kapten APE Crusader sambil mengamati Aloi yang terlihat ketakutan.

3. Video COP di Facebook

Kami juga ingin berterima kasih dengan tim Kitabisa.com yang sudah membuatkan video cerita tentang pentingnya menyelamatkan keberadaan orangutan. Semoga cerita kami juga bisa menginspirasi teman-teman lainnya.

COP masih membutuhkan dana bantuan untuk pembuatan kandang karantina. Jika teman-teman berkenan, kami ingin minta bantuan untuk share video COP di Facebook supaya lebih banyak orang yang membantu.

Share video COP di facebook dengan klik link ini -> https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A//www.facebook.com/Kitabisadotcom/videos/1993268690915238/

Terima kasih!


Update 4 - AYO, MASIH KURANG 70 JUTA LAGI !!

Saat ini kita sudah mengumpulkan dana 11 jutaan dan donasi lain yang terkumpul mencapai 20 jutaan. Masih kurang 70 jutaan untuk bisa membangun blok kandang seperti ini. Kandang seperti ini adalah keharusan sebelum orangutan dari pulau pra pelepasliaran bisa dilepasliarkan. Mereka akan dikarantina di sini selama sebulan sebelum dilepasliarkan. Kandang ini akan memuat 4 orangutan sekaligus. Dengan demikian, target pelepasliaran orangutan sebanyak 8 orangutan akan bisa dipenuhi dalam tahun ini. Semua itu tidak mungkin tanpa bantuan dermawan seperti anda. Terima kasih. 827166218850f2718cc311659437abde23d12aea


Update 3 - LAGI, ADA ORANGUTAN YANG HARUS DISELAMATKAN

Pernahkan kamu merasakan sakit kepala yang sangat hebat? Duh, orangutan ini kepalanya luka, kemungkinan dibacok atau dicangkul. Hampir 100% orangutan yang ditangkap pekerja perkebunan kelapa sawit menderita luka serius di tangan dan kepala. Orangutan ini baru saja ditemukan di lokasi yang sama kami menyelamatkan orangutan 3 minggu yang lalu. Orangutan ini juga mengemis makanan karena hutan yang menjadi tempat tinggal dan sumber makanannya telah habis dibabat untuk membuka perkebunan kelapa sawit. Jadi, saat ini totalnya ada 4 orangutan di kawasan itu yang harus diselamatkan. Terus bantu kami ya.

8c5bff32f30f9120c5dbd9296cce0afa279b9b44


Update 2 - 1 orangutan jantan dewasa diselamatkan.

Seekor orangutan jantan dewasa terpaksa harus turun jalan untuk mengemis makanan karena hutan yang menjadi tempati tinggalnya telah digusur untuk perkebunan kelapa sawit. Tim COP dan BKSDA Kaltim menyelamatkannya dan kemudian memindahkanny ake sebuah hutan konservasi yang aman. Ada 1 induk dan bayinya serta orangutan jantan lainnya di kawasan yang sama yang perlu diselamatkan juga. Bantu kami terus.

a6695142b66e3d3e2ea613b11bb1ef8e20c6b0cb


Update 1 - TAHUN KEBEBASAN !!

d858e4d6fc780d741147b10ed43429b612df124bWe are 10 years old now and 2017 is YEAR OF FREEDOM as starting from Jully, we are going to release our ex rehab orangutans back to wild. 2 or 3 every months so they are all would be gone by the end of December. Once the island empty, we will convert the island into sanctuary for unreleaseable orangutans like Ambon, Debbie, Memo and may be Septi. It would be a great year for them to after years sitting in the cage. They will touch the grass. It would be a milestone in conservation world as most of the orangutans were rescued from an abandoned zoo.

We raly on your support to make this done.

Kami sudah berusia 10 tahun sekarang dan 2017 adalah TAHUN KEBEBASAN karena kita akan melepasliarkan orangutan ex rehab ke alam liar. 2 atau 3 setiap bulannya, mulai Juli 2017. Dengan demikian semua akan lepa sliar pada akhir bulan Desember 2017. Begitu pulau pra pelepasliaran kosong, kami akan mengalihfungsikan menjadi Pulau Sanctuary bagi orangutan yang secara teknis tidak bisa dilepasliarkan. Mereka adalah mbon, Debbie, Memo dan Septy. Ini adalah tahun yang luar biasa bagi mereka karena mereka telah duduk bertahun - tahun di dalam kandang, Mereka akan menyentuh rerumputan. Ini adalah batu loncatan dalam dunia konservasi orangutan karena sebagian besar dari mereka diselamatkan dari kebun binatang telantar.

KAMI MENGANDALKAN BANTUAN ANDA UNTUK SELESAIKAN MISI INI.



Sering nonton tayangan Animal Planet, National Geographic dan BBC? Meskipun satwa dan habitatnya di Indonesia, tapi kenapa para pelakunya orang asing? Kemanakah orang - orang Indonesia? Apakah mereka tidak peduli? Ini mengusik rasa kebangsaan kami.


PE Guardian bersama BKSDA SKW 1 Berau menyelamatkan 1 orangutan jantan dengan kepala terluka di pinggir jalan Kelay, Berau, Kalimantan Timur.

Karenanya, kami mendirikan Pusat Perlindungan Orangutan / Centre for Orangutan Protection pada tahun 2007. Ini adalah organisasi perlindungan orangutan yang pertama dan satu - satunya yang asli Indonesia. Yang lain merupakan cabang dari luar negeri atau diinisiasi oleh orang asing. Fakta lain yang mengejutkan adalah hampir seluruhnya mengandalkan bantuan dana dari orang asing. Apakah orang Indonesia tidak peduli?

Kami percaya anda sepakat bahwa sudah seharusnya, orangutan sebagai ikon konservasi alam Indonesia benar - benar menjadi kebanggan nasional selayaknya Panda di China atau Gajah di Thailand. Jika mereka bisa, kenapa kita orang Indonesia tidak? Mari tunjukkan Merah Putih di dada kita.


Untuk informasi lebih lanjut:

Website: www.orangutan.id

Email: [email protected]

Alamat: World Trade Center II, 18th Floor Jalan Jendral Sudirman, Kav. 29, Jakarta 12920

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik campaigner dan tidak mewakili Kitabisa

DONATE NOW

Donatur 153

  • Rp. 1.500.735
    Arma
  • Rp. 1.000.859
    Anonim
  • Rp. 1.000.771
    Anonim
  • Rp. 1.000.412
    Anonim
  • Rp. 500.338
    Anonim

    Bismillah... tetap semangat yaaa... semoga kandang segera berdiri amiiin

  • Rp. 500.153
    Anonim
  • Rp. 500.000
    Anonim

    Duh malunya, ternyata hampir 100% dana konservasi orangutan itu dari orang asing. Kita juga bisa kayak China dengan Panda -nya.

  • Rp. 500.000
    Anonim
  • Rp. 500.000
    Anonim
  • Rp. 350.642
    Anonim
SHOW MORE
  • Rp. 100.895
    miranda adriani
  • Rp. 10.000
    Anonim
  • Rp. 200.190
    Anonim

    Semoga bermanfaat

  • Rp. 100.121
    Anonim
  • Rp. 50.000
    Anonim
  • Rp. 75.513
    Anonim
  • Rp. 50.000
    Yulistina Parvati
  • Rp. 50.686
    Anonim
  • Rp. 25.000
    Anonim
  • Rp. 500.000
    Anonim
SHOW MORE
Empty Fundraiser

Galang dana sebagai Fundraiser

Isi form dibawah untuk menjadi Fundraiser campaign "ORANG INDONESIA UNTUK ORANGUTAN"
Setiap donasi yang kamu kumpulkan akan disalurkan ke "Centre for Orangutan Protection"

Your message will be sent to Centre for Orangutan Protection

Do you want to help other people?