Kitabisa! - Selamatkan Bahasa Daerah!
Selamatkan Bahasa Daerah!

Selamatkan Bahasa Daerah!

Indonesia memiliki kekayaan bahasa daerah yang beraneka ragam. Kampanye ini untuk mengumpulkan dana guna membuat kamus bahasa daerah untuk mendokumentasikannya.
Campaigner (Social Media)
Sunaryo Kusumo This user's identity has been verified by Kitabisa.

Rp 200.757

raised from a target of Rp 250.000.000
0% collected 0 days left
Campaign Closed

Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser
Setiap donasi yang kamu kumpulkan akan disalurkan ke Selamatkan Bahasa Daerah!

Jadi Fundraiser

Inappropriate contents? Report this campaign

Update 1 - Penambahan Kosa Kata Baru

Saat ini sudah dilakukan penambahan beberapa kosa kata dalam bahasa Nias (Sumatera Utara), Napu (Sulawesi Tengah), Bima (NTB) dan Bali disertai artinya dalam bahasa Indonesia.

Menariknya, ada beberapa kata yang serupa dan sama di dalam bahasa daerah lain namun memiliki arti/makna yang berbeda.

Kosa kata bahasa Napu

1. Perkenalan

Kami adalah pengelola situs web Kamusiana.com, sebuah situs yang menyajikan kamus bahasa-bahasa daerah di Indonesia sejak tahun 2011. Kamus ini menampilkan arti dalam bahasa Indonesia dari sebuah kata dalam bahasa daerah. Misalnya arti "enjing" dalam bahasa Sunda adalah "pagi" dalam bahasa Indonesia.

Kamusiana.com

Saat ini sudah terdapat beberapa kamus bahasa daerah di Kamusiana.com yang diperoleh dari berbagai sumber. Namun, jumlah kamus dan jumlah kata yang terdapat di Kamusiana.com ini dirasakan masih sangat kurang, sedangkan kebutuhan akan data dan informasi akan bahasa daerah di Indonesia cukup besar (lihat statistik). Oleh karena itu, kami memutuskan untuk melengkapi dan melakukan pengembangan lebih lanjut.

2. Kenapa Kami menggalang dana?

Pada tahap pertama, kami berencana untuk menambah jumlah kamus bahasa daerah online di Kamusiana.com ini sebanyak 50 buah dari yang sudah ada. Tujuannya adalah untuk membantu generasi muda guna mempelajari dan mengetahui bahasa daerahnya masing-masing. Juga bermaksud untuk mendokumentasikan kekayaan budaya Indonesia berupa bahasa-bahasa daerah yang terdapat di seluruh Indonesia. Selain itu, juga menjaga agar bahasa-bahasa daerah yang ada tidak punah karena pengaruh globalisasi.

Kegiatan ini tentunya membutuhkan dana dan waktu yang tidak sedikit. Oleh karena itu, dibutuhkan dana tambahan untuk mengembangkan dan memperbanyak data dan dokumentasi bahasa daerah tersebut. Perlu juga diketahui bahwa menurut Ethnologue.com, di Indonesia tercatat ada 719 macam bahasa daerah di Indonesia. Dari angka itu, 266 bahasa berada dalam masalah dan 75 bahasa sedang sekarat.

Seorang pakar bahasa dari sebuah universitas ternama di Indonesia menyatakan bahwa akibat pengaruh arus deras globalisasi membuat sedikitnya 169 bahasa daerah di Indonesia saat ini terancam punah. Jika tak segera didokumentasikan dan diselamatkan, jumlah bahasa yang terancam punah bisa meningkat. 169 bahasa di ambang kepunahan itu kini hanya mempunyai penutur antara 5.00 dan 1.000 orang. Adapun bahasa berpenutur di atas 1 juta dalam jangka waktu 100 tahun lagi masih bisa diselamatkan. Bahasa berpenutur di bawah 500 orang meliputi satu bahasa di Sumatera, 12 di Sulawesi, delapan di Kalimantan, dan 28 di Maluku. Bahasa-bahasa itu bakal punah karena sudah tak ada lagi generasi muda yang menggunakannya.

Pada sisi lain, diungkapkan bahwa sebanyak 700-an bahasa daerah akan punah. Jika tidak diambil langkah yang tepat untuk penyelamatan, bahasa-bahasa itu akan hilang. Hal ini dinyatakan pada saat pembukaan Kongres Linguistik Nasional XI lalu.

3. Kenapa Anda harus membantu?

Selama ini dana yang digunakan untuk penyediaan infrastruktur berupa hardware-software, koneksi internet, dan pengumpulan serta penyuntingan data bahasa daerah tersebut adalah berasal dari dana pribadi yang amat terbatas.

Penggalangan dana dimaksudkan untuk menyediakan pendanaan yang tidak terbatas untuk kegiatan pengumpulan, pendokumentasian, dan penyuntingan data bahasa daerah dalam bentuk kamus online yang lebih lengkap dan lebih banyak agar dapat dimanfaatkan oleh generasi muda penerus bangsa.

Manfaat Kamusiana.com dapat dijabarkan sebagai berikut:

  • a. Mendokumentasikan bahasa daerah dalam bentuk kamus online yang mudah dan cepat diakses dari komputer maupun perangkat mobile.
  • b. Mencegah kepunahan bahasa daerah dengan memberi kesempatan bagi generasi muda untuk mempelajarinya.
  • c. Membantu dunia pendidikan terutama guru, orang tua dan murid dalam mempelajari bahasa daerah Indonesia.

Oleh karena itu, kami mengajak Anda sebagai putra-putri daerah untuk membantu melestarikan bahasa daerah dalam bentuk kamus bahasa daerah online Kamusiana.com.

4. Bagaimana dana yang terkumpul akan digunakan?

Dana yang terkumpul akan digunakan sebaik-baiknya untuk memperbanyak data dan mengembangkan situs web kamus bahasa daerah Kamusiana.com agar lebih lengkap dan lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kegiatan yang akan dilakukan seperti pencarian dan pengumpulan data, penyuntingan data, perbaikan serta pengembangan situs web Kamusiana.com lebih lanjut akan menggunakan dana tersebut, sehingga dapat lebih baik lagi.


Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik campaigner dan tidak mewakili Kitabisa

Donatur 1

Empty Fundraiser

Galang dana sebagai Fundraiser

Isi form dibawah untuk menjadi Fundraiser campaign "Selamatkan Bahasa Daerah!"
Setiap donasi yang kamu kumpulkan akan disalurkan ke "Sunaryo Kusumo"

Your message will be sent to Sunaryo Kusumo

Do you want to help other people?